CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Kamis, 24 Januari 2013

Waktu-waktu yang tidak tepat untuk pemberian susu formula




Untuk beberapa bunda ada yang memberikan susu formula untuk anak batitanya tersayang... Namun ternyata ada waktu2 yang tidak tepat untuk pemberian susu formula...

Berdasarkan buku Hidangan Batita Sehat & Favorit yang ditulis oleh Wied Harry Apriadji, dijelaskan bahwa pemberian susu diwaktu yang salah bisa menyebabkan anak batita malas makan atau GTM (gerakan tutup mulut)..

Jika anak batita masih berusia di bawah 2 tahun, sebaiknya pemberian susu formula diatur tidak dekat dengan waktu makan. Misalnya setelah si kecil bangun tidur siang atau 2 jam sebelum/sesudah makan. Sufor membutuhkan waktu cerna lama di dalam lambung sehingga anak tetap kenyang dalam waktu lama. Akibatnya, si kecil menjadi enggan makan. Gangguan sulit makan menjadi semakin parah jika sufor diberikan secara berlebihan, yaitu lebih dari 2 gelas @ 200 ml per hari.

Memberikan sufor pada pagi hari dapat mengganggu selera makan si kecil sepanjang hari.. Selain susu membutuhkan waktu cerna lama, memberikan susu pada pagi hari bukan waktu yang tepat. Pada pagi hari, siklus alami sistem pencernaan sedang terkonsentrasi pada aktivitas pembuangan, sementara aktivitas metabolisme yang lain, yakni aktivitas pencernaan serta aktivitas penyerapan dan pemanfaatan nutrisi, sedang kurang aktif. Akibatnya, sifat alami susu yang lama dicerna itu menjadi semakin lama lagi proses pencernaannya. Oleh karena itu, hindari memberikan sufor pada pagi hari, terutama pada batita yang mengalami gangguan sulit makan.

Setelah berusia 2 tahun, anak tidak membutuhkan susu. Seluruh kecukupan kalori dan nutrisinya diharapkan terpenuhi dari beragam bahan makanan sehat alami yang diberikan padanya. Untuk batita 1-2 tahun, cukup berikan 200 ml sufor (± 50 g susu bubuk) pada jeda waktu antara makan siang dan makan malam. Kita bisa memberikannya setelah si kecil menghabiskan cemilan sore atau di antara waktu makan siang/malam dan nyemil.

Jangan menyerahkan tanggung jawab tumbuh kembang anak pada susu sapi, dengan menempatkan susu sebagai makanan utama penunjang pertumbuhan batita. Perlakukan susu sama derajatnya dengan makanan bergizi lainnya. Mengikuti anjuran produsen susu agar memberikan sufor minimum 2 gelas per hari pada anak balita (seperti anjuran dalam label kemasan) bukan tindakan bijaksana.

Berlebihan memberikan minum susu memberikan banyak asupan kalori, lemak jenuh, protein, kalsium, dan zat besi, serta sejumlah vitamin larut lemak (vit A, D, E, K). Minum beberapa gelas susu per hari dapat melemahkan selera makan si kecil. Hal ini dikarenakan susu mengandung karbohidrat – protein – lemak dalam jumlah sama tinggi dan dikonsumsi tanpa dikunyah sehingga tidak tercampur dengan enzim ptialin dalam air liur, susu sulit dicerna dan lama meninggalkan lambung. Akibatnya, susu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga si kecil kurang bernafsu makan dan rentan kekurangan nutrisi alami dari makanan. Selain itu, timbunan zat toksin yang terbentuk akibat susu tak tercerna dan nutrisi sintetis yang ditambahkan ke sufor dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh si kecil. 

Mudah2an bermanfaat y dan semoga kita semakin hari semakin baik dan bijak dalam memberikan nutrisi untuk anak kita tersayang.. ^_^

Sumber: Buku Hidangan Batita Sehat & Favorit 1 - 3 tahun

0 komentar:

Poskan Komentar

Ayah - Bunda - Valiqa

Thank you for visiting ^_^